Jumat, 07 Agustus 2015
Sabtu, 31 Agustus 2013
Swetaswatara Upanisad (bab5)
ÚVETÀÚVATARA UPANIÛAD 5
Úvetàúvatara
Upaniûad
termasuk dalam aliran Taittirìya dari Yajur Veda. Nama ini
diambil dari åûi yang memberi ajaran ini. Bersifat tauhid dalam
karakternya dan menyamakan Yang Maha Tinggi brahman dengan Rudra yang
diartikan sebagai penyebab kebendaan dan penyebab yang berdaya guna dari alam
semesta dan bukan saja penciptanya melainkan juga pelindungnya dan pembimbing.
Kamis, 14 Juni 2012
Swetaswatara Upanisad (bab 4)
ÚVETÀÚVATARA UPANIÛAD 4
Úvetàúvatara
Upaniûad
termasuk dalam aliran Taittirìya dari Yajur Veda. Nama ini
diambil dari åûi yang memberi ajaran ini. Bersifat tauhid dalam
karakternya dan menyamakan Yang Maha Tinggi brahman dengan Rudra yang
diartikan sebagai penyebab kebendaan dan penyebab yang berdaya guna dari alam
semesta dan bukan saja penciptanya melainkan juga pelindungnya dan pembimbing.
Swetaswatara Upanisad (bab 3)
ÚVETÀÚVATARA UPANIÛAD 3
Úvetàúvatara Upaniûad termasuk dalam aliran Taittirìya dari Yajur Veda. Nama ini diambil dari åûi yang memberi ajaran ini. Bersifat tauhid dalam karakternya dan menyamakan Yang Maha Tinggi brahman dengan Rudra yang diartikan sebagai penyebab kebendaan dan penyebab yang berdaya guna dari alam semesta dan bukan saja penciptanya melainkan juga pelindungnya dan pembimbing.
Swetaswatara Upanisad (bab 2)
ÚVETÀÚVATARA UPANIÛAD 2
Úvetàúvatara Upaniûad termasuk dalam aliran Taittirìya dari Yajur Veda. Nama ini diambil dari åûi yang memberi ajaran ini. Bersifat tauhid dalam karakternya dan menyamakan Yang Maha Tinggi brahman dengan Rudra yang diartikan sebagai penyebab kebendaan dan penyebab yang berdaya guna dari alam semesta dan bukan saja penciptanya melainkan juga pelindungnya dan pembimbing.
Swetaswatara Upanisad (bab 1)
ÚVETÀÚVATARA UPANIÛAD
Úvetàúvatara Upaniûad termasuk dalam aliran Taittirìya dari Yajur Veda. Nama ini diambil dari åûi yang memberi ajaran ini. Bersifat tauhid dalam karakternya dan menyamakan Yang Maha Tinggi brahman dengan Rudra yang diartikan sebagai penyebab kebendaan dan penyebab yang berdaya guna dari alam semesta dan bukan saja penciptanya melainkan juga pelindungnya dan pembimbing.
Senin, 28 Mei 2012
Aitareya Upanisad (bagian 2)
BAB I
Bagian 2
Kekuatan-Kekuatan
Kosmis Yang Ada Pada Wujud Manusia
ta Eta devta" s*ìa AiSmNmhTy,Rve p[aptNtmxnaya ippasa>yamNvvajRt( -
ta Enmb[uvn{ - Aaytn' n" p[jan¢ih yiSmNp[itiîta An{mdameit --1--
ta Enmb[uvn{ - Aaytn' n" p[jan¢ih yiSmNp[itiîta An{mdameit --1--
Aitareya Upanisad (bagian 3 habis)
MASUKNYA ÀTMAN (JIWA) KE DALAM RAGA
s ¡=tú kq' iNvd' md*te Syaidit - s ¡=tú ktre, p[pÛa —it -
s ¡=tú yid vacai.Vyaòt'ú yid p[a,enai.p[ai,tm( - yid c=uza d*ìm( -
yid è[ote, è[utm( - yid Tvca Sp*ìm( - yid mnsa ?yatm( - yÛpanena>ypaintm( -
yid ixè{en ivs*ìm( - Aq ko_himit --11--
s ¡=tú yid vacai.Vyaòt'ú yid p[a,enai.p[ai,tm( - yid c=uza d*ìm( -
yid è[ote, è[utm( - yid Tvca Sp*ìm( - yid mnsa ?yatm( - yÛpanena>ypaintm( -
yid ixè{en ivs*ìm( - Aq ko_himit --11--
Jumat, 25 Mei 2012
Aitareya Upanisad
AITAREYA UPANIÛAD
Upaniûad ini tergabung dalam Rg. Weda, yang bersinar
berhiaskan enam bab yang menggambarkan prinsip àtman yang mutlak. Itulah
sebabnya ia terkenal sebagai àtmasataka, atau enam bab tentang àtman.
Sabtu, 19 Mei 2012
Kausitaki Upanisad - Kausitaki Brahmana Upanisad
KAUÛÌTAKI - BRÀHMAÓA UPANIÛAD
Kauûìtaki-Bràhmaóa
Upaniûad yang juga disebut Kauûìtaki Upanisad bukan merupakan bagian dari Kauûìtaki
Bràhmaóa yang terdiri dari 30 bab yang telah diturunkan kepada kita dan nama
ini mungkin bisa dicari kalau kita menelusuri Àraóyaka yang membentuk bagian
dari Upaniûad ini dan yang termasuk dalam susastra Bràhmaóa dari Åg Veda.
Jumat, 18 Mei 2012
Kena Upanisad (2)
lanjutan dari Kena Upaniûad (1)
Kena Upaniûad
MANTRÀ
AaPyayNtu mma½ain
vaKp[a,é=u" è[o]mqo blimiNd–yai, c svaRi, --1--
1. àpyàyantu
mamàògàni vàk prànaú cakûuá úrotram atho balam indriyàói ca sarvàói
1. Semoga
anggota ragaku menjadi kuat, begitu juga bicaraku, nafas, mata, hidung dan juga
tenagaku dan seluruh indriyaku.
Label:
hidung.,
jnanendriya,
Kena Upanisad,
kulit,
lidah,
manas,
mata,
Telinga,
wertti,
wikaara
Katha Upanisad (5)
Lanjutan Katha Upaniûad (4)
BAB I
Bagian 3
DUA ÀTMAN
¨t' ipbNtO su²tSy lokw guha' p[ivìO prme pra/e -
^ayatpO b[õivdo vdiNt - pÆag{yo ye c i]naickwta" --1--
^ayatpO b[õivdo vdiNt - pÆag{yo ye c i]naickwta" --1--
Kamis, 17 Mei 2012
Selasa, 15 Mei 2012
Mandukya Upanisad
MÀÓÐÙKYA UPANIÛAD
Upaniûad ini merupakan inti dari Wedànta; yang terdalam di antara semua Upaniûad dan juga merupakan yang paling utama, memiliki kelainan pembahasan yang dengan sendirinya cukup untuk membebaskan manusia.
Minggu, 13 Mei 2012
Katha Upanisad (4)
Lanjutan Katha Upanisad (3)
Bagian 2
DUA JALAN
ANyC^ãeyo ANydutWv p[eySte £.e nanaqeR puäz' isint" -
tyo" è[ey AaddanSy sa/u .vit - ihyte_qaRÛ £ p[eyo v*,¢te --1--
1.
anyac chreyo anyad utaiva preyaste ubhe nànàrthe puruûam sinìtaá:
tayoá úreya àdadànasya sàdhu bhavati, hìyate’rthàd ya u preyo våóìte.
tayoá úreya àdadànasya sàdhu bhavati, hìyate’rthàd ya u preyo våóìte.
1. (Yama berkata):
Berbeda itu baik, dan sesungguhnya berbeda itu menyengkan. Kedua hal ini, dengan
tujuan yang berbeda, mengikat manusia. Dari keduanya adalah lebih baik
untuk memegang kebajikan tetapi dia yang
memilih kenikmatan akan gagal dalam tujuannya.
Candogya Upanisad
CHÀNDOGYA UPANIÛAD
Upaniûad ini berhubungan dengan Sàmaweda, dan memiliki delapan bagian. Lima bagian pertama terdiri dari bermacam-macam upàsana atau bentuk pendekatan yang ideal dan tiga bagian terakhir menjelaskan cara pencapaian pengetahuan yang sebenarnya. Pemurnian kecerdasan merupakan kebutuhan awal yang utama dalam upàsana.
Sabtu, 12 Mei 2012
Prasna Upanisad
PRAÚNA UPANIÛAD
Praúnopaniûad merupakan suatu penambahan dari Atharwana Weda,
dan dinamakan demikian karena ia berbentuk pertanyaan-pertanyaan (Praúna) dan
jawaban. Dengan cara ini, pembahasannya menjadi lebih teliti, dan beberapa
pokok permasalahannya secara ringkas termuat dalam Mundakopaniûad. Jadi
dengan demikian Upaniûad ini menjadi sebuah ulasan dari Mundakopanisad.
Jumat, 11 Mei 2012
Kena Upanisad (1)
Kena Upaniûad / Kenopaniûad
“Atas kemauan dan perintah siapa, pikiran menerangi objeknya. Atas perintah siapa pertama-tama daya vital (pràóa) bergerak ? Atas kemauan siapa manusia mengucapkan kata-kata ? Kecerdasan apakah yang sesungguhnya mengarahkan mata dan telinga?”
Label:
hidung.,
jnanendriya,
Kena Upanisad,
kulit,
lidah,
manas,
mata,
Telinga,
wertti,
wikaara
Kamis, 10 Mei 2012
Katha Upanisad (3)
PERMINTAAN NACIKETA YANG KETIGA
yey' p[ete ivicikTsa mnuZye_St¢Tyekw naymSt¢it cWkw -
EtiTvÛamnuixìs( Tvyahm( - vra,amez vrSt*t¢y" --20--
EtiTvÛamnuixìs( Tvyahm( - vra,amez vrSt*t¢y" --20--
Mundakopanisad seri 1
MUÓÐAKA UPANIÛAD / MUÓÐAKOPANIÛAD
Upaniûad ini diawali dengan doa seruan, agar mata dapat melihat hal-hal yang bajik, telinga dapat mendengar suara yang baik dan kehidupan dapat dimanfaatkan dalam perenungan pada Tuhan.
Langganan:
Postingan (Atom)